Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel
www.mitrasumsel.com_
Banyuasin – Polsek Rambutan bersama personel BKO Brimob Batalyon C Pelopor dan Tim Posko Terpadu 04 Sako BPBD Kabupaten Banyuasin melakukan pengecekan (ground check) terhadap titik hotspot sekaligus penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Menten, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan menindaklanjuti terdeteksinya satu titik hotspot pada koordinat S -3.06582 dan E 104.93351. Kapolsek Rambutan IPTU Harmoko, S.H., M.H. kemudian berkoordinasi dengan personel terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Petugas bergerak menuju titik hotspot menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, titik lokasi yang dapat dijangkau petugas berada pada koordinat S -3.06211 dan E 104.93275, yang berada di wilayah Desa Menten, Kecamatan Rambutan.
Di lokasi, petugas mendapati adanya lahan yang terbakar dengan luas sekitar 3 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare berhasil dilakukan pemadaman melalui upaya pemadaman darat yang dilakukan secara bersama-sama oleh personel Polsek Rambutan, BKO Brimob dan Tim BPBD.
Proses pemadaman dilakukan dengan memperhatikan kondisi lahan dan jenis vegetasi yang terdapat di lokasi, antara lain semak belukar, pohon sawit, selieng, pohon gelam, seduduk, cucut dan belidang. Jenis tanah di lokasi merupakan tanah mineral.
Berkat upaya bersama tersebut, kebakaran berhasil dikendalikan dan kondisi api saat ini dinyatakan padam.
Selain melakukan penanganan di lokasi, personel Polsek Rambutan juga terus melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi dan penyebaran maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.
Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat dan sinergi lintas instansi.
“Setiap informasi mengenai titik hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan melalui cara membakar,” ujarnya.
Polsek Rambutan bersama unsur terkait juga terus melaksanakan patroli Karhutla di wilayah yang dianggap rawan serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
Polres Banyuasin mengimbau masyarakat yang menemukan titik api maupun asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla agar segera melaporkannya kepada Kepolisian atau petugas terkait.(ind/amr*)






Average Rating
More Stories
Penganiayaan Berujung Maut di Banyuasin I, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aiptu Mirwan ,Ajak Warga Dusun lll Desa Tebing Abang Kec. Rantau Bayur Dukung P2B
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aipda Purnomo ,Ajak Warga Desa Banyu Urip Kec. Tanjung Lago Dukung P2B