mitrasumsel

Bersama membangun Daerah

Wabup Netta Hadiri Sultan Muda XporA 2026, Perkuat Sinergi Ekspor dan Wirausaha Muda Sumsel

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

 

www.mitrasumsel.com_

Palembang — Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., menghadiri kegiatan Sultan Muda XporA 2026 yang digelar di Ballroom Sriwijaya Kantor OJK Wilayah Sumatera Selatan sebagai upaya mendorong pertumbuhan wirausaha muda serta memperkuat ekonomi daerah di Sumatera Selatan, Selasa (21/04/2026).

 

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Banyuasin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Alpian Soleh, M.M., Kadis Koperindag-UKM, H. Adam Ibrahim, S.E., M.Si., Kepala Disporapar, Sirajuddin, S.Sos., M.Si., Plt. Kadis Perikanan, Rina Kurniaty, S.E., Kabag Kesra, Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si., dan perwakilan OPD lainnya.

 

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah daerah ini menghadirkan berbagai agenda strategis, di antaranya peresmian ekspor produk turunan kelapa, peluncuran Sultan Muda HIPMI Card, peresmian pusat kolaborasi dan akselerasi ekonomi daerah, serta rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan.

 

 

Kehadiran Wabup Netta semakin memperkuat komitmen Kabupaten Banyuasin dalam mendukung program-program berbasis kewirausahaan. Sebelumnya, Banyuasin telah mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang mengekspor pakan hewan peliharaan (pet food) ke Filipina, menunjukkan kesiapan Banyuasin dalam bersaing di kancah global.

 

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyampaikan bahwa program Sultan Muda menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak wirausahawan baru yang inovatif dan berdaya saing.

 

“Ini saya bebankan juga ke HIPMI yang sudah menjadi anggota Sultan Muda harus juga menjadi pemikat bagi anak-anak muda lain, menjadi contoh yang tidak hanya dengan kalimat atau narasi-narasi saja, tapi harus dengan pencontohan di lapangan,” ujar Herman Deru.

 

Salah satu pencapaian konkret yang dipamerkan dalam acara tersebut adalah keberhasilan ekspor komoditas unggulan Sumsel, antara lain:

 

46 ton Coconut Shell Charcoal (Arang Tempurung Kelapa)

25 ton Coconut Chips (Keripik Kelapa)

500 kg Lada Hitam

21 ton Produk Olahan Kerupuk

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah, meningkatkan akses pembiayaan, serta mendorong produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar ekspor.

(ind/amr*)

Share :

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %